Rilis Slackware 12.2

Lagi2.. Slackware belom sempat rilis versi major.. Jadilah 12.2! Langsung aja deh baca Slackware Release Announcement.

13 Dec 081 komentar

Memulai usaha hosting sendiri

Gw mo bagi-bagi pengalaman pake Linode dari mulai pemesanan sampai server siap untuk digunakan, distro yang digunakan adalah Debian 4.0 Etch dengan ISPConfig sebagai hosting management.
Menurut gw, bahkan untuk pemula (yang sedikit mengerti Linux) dapat dengan mudah men-setup server sendiri sebagai usaha webhosting.

Ini langkah-langkah gw kemaren :
  1. Siapkan kartu kredit beserta identitas pemegang kartu kredit karena keduanya akan diminta untuk dikirim via email (hasil scan)
  2. Pesan paket Linode sesuai kebutuhan, pilih server (banyak yang menyarankan Dallas), masukkan nomor kartu kredit beserta nomor validasinya, tunggu hingga kartu kredit divalidasi oleh mereka (meminta hasil scan dikirim via email)
  3. Setelah itu, login dengan username dan password sesuai registrasi sebelumnya, klik Add Linode to this Account dan pilih paket Linode yang tadi didaftarkan
  4. Klik Deploy a Linux Distribution, pilih Debian 4.0 (terserah mau 32/64 bit), besar harddisk dan swap telah diatur otomatis oleh Linode jadi ikuti saja, masukkan password root (untuk login via SSH), klik Create Profile
  5. Setelah itu klik Boot dan tunggu beberapa saat hingga tabel Host Job Queue semuanya berstatus Success
  6. Sampai disini Linode Anda sudah aktif dan bisa kita cek dengan ping keIP yang telah diberikan (bisa dilihat pada menu Network
  7. Login via ssh (menggunakan putty bagi pemakai Windoz) dengan perintah ssh root@[nomor_IP], ketik yes saat diminta persetujuan sertifikat RSA
  8. Buka browser, arahkan kealamat http://www.howtoforge.com/perfect_setup_debian_etch_p3 dan mulai dari tahap ke 5 : Then edit /etc/hosts. Make it look like this:
  9. Ikuti terus petunjuknya sampai tahap ke 18, dimana pada tahap tersebut kita mulai untuk menginstall ISPConfig, download ISPConfig langsung ke server (via wget), ikuti terus instalasi manual yang diberikan, setelah instalasi selesai maka server telah siap untuk digunakan (bila belum punya domain arahkan saja browser kelamat IP kita diikuti dengan :81, contoh : https://192.168.2.1:81 atau http://192.168.2.1:81)
  10. Situs howtoforge juga menyediakan tip-tip praktis yang dapat kita terapkan kedalam server agar kinerjanya maksimal, kalo boleh gw saranin buka deh http://www.howtoforge.com/installing-memcached-and-the-php5-memcache-module-on-debian-etch-apache2, http://www.howtoforge.com/apc-php5-apache2-debian-etch, http://www.howtoforge.com/suphp_debian_etch_ispconfig, dan sebagainya yang kita rasa dibutuhkan oleh server

Selesai..!
Oiya, untuk informasi selengkapnya tentang pemakaian awal Linode bisa mendownload video tutorial yang dibutuhkan. Sedangkan untuk ISPConfig sendiri bisa merujuk pada forum mereka.

9 Dec 084 komentar

suPHP bikin pusing

Ahh.. 1 postingan ilang dan dua komentar lenyap gara2 hdd kehapus ga sengaja, semuanya bermula dari suPHP yang bikin pusing!

Setelah server selesai dioptimalisasi akhirnya gw mencoba menginstall suPHP agar mudah mengatur permission nantinya.
Eeeh.. Malah muncul masalah baru yang bertubi-tubi :
  1. suPHP 0.6.3 ternyata memiliki bug yang cukup menggangu, folder hanya mentok di /var/www, tidak mau sampai /var/www/namafolderuser.. Akhirnya diinstall ulang versi 0.6.2
  2. Masalah lagi dalam GID & UID, dimana konfigurasi suPHP harus kita ubah menjadi min_uid = 1 & min_gid = 1
  3. Muncul lagi masalah Mismatch UID [bla.. bla] yang diakali dengan chown -R nobody:[namauser] [folder]

Nah, pada saat perbaikan itulah database terhapus, untung masih punya backup (dari server sebelumnya).

Jadi gw mohon maaf yak buat yang komentarnya terhapus..

8 Dec 082 komentar